Untuk D

dengan jiwa berbalut rindu
mengembara tanpa tepi tanpa penjuru
memintal gumpalan rindu resah
mencarimu dalam palung-palung gundah

dengan jiwa meregang cinta
kutapaki jejak kenangan seribu bayangan
meneriakkan namamu kepada ilalang
menjala senyummu di gurun gersang

Advertisements

About aku kau dan kita

aku jodohkan kata, rasa dan logika, dari cinta segitiga itu lahirlah dari rahim mereka berbagai bentuk kenangan, harapan, cinta ...
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Untuk D

  1. dewi ketujuh says:

    untukmu,
    segala salam kuembus pada angin.
    segala rindu kutulis pada awan.
    segala cinta kutitip pada malam.

    aku pun lelah menunggu.
    hingga rindu bertumbuh satu-satu.
    sampai damar penerang pudar.
    tinggal aku dalam kelam.
    hadirmu hanya nyata dalam pejam.

    *puisi ‘untuk D’ itu untukku, kan? :p*

    • girindrabudi says:

      kujala angin kau hembus, dengan asaku
      kurenda awan menjadi jalinan buku rinduku
      kuretas cinta bersama gelap candu malam

      mengapa menunggu bila itu tak perlu
      bukankah itu muslihat jasad yang menipu?
      dalam kelam kita menyatu
      hadir dalam setiap hela nafas … satu-satu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s