Puisi tak kunjung rampung

Sekali lagi batinku kelu …
Terpasung melintang di awang-awang
Berjuta tanya berkelebat
tak satupun jawab tertangkap

Wahai Mahligai Penguasa semesta jagad raya
Lenyapkanlah debu ini
Yang senantiasa terombang ambing sepi
Tertelungkup berjuta mimpi
Tersudut di dasar palung jagat

Segores cinta kini menganga
Tak terbalut sejuta kata
Sebongkah maut rindu kujemput
Bersama luka yang kian tertawa

Wahai dunia yang hina dina
Telah kau renggut sehelai asa
Bersama cawan yang selalu menganga
Merindu anggur buah cinta kita

Pergilah engkau wahai pujangga
Selipkan salam untuk Tuhan semesta
Seperti juga biasanya
Dunia ini sepi seperti kau sangka

jogjakarta 2007

Advertisements

About aku kau dan kita

aku jodohkan kata, rasa dan logika, dari cinta segitiga itu lahirlah dari rahim mereka berbagai bentuk kenangan, harapan, cinta ...
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s