biar aku peluk tubuhmu di jalan yang biasa kita lewati …
ada dua burung gereja mengintip kita … “lihat mereka selalu jatuh cinta” …
kelak merekapun akan terbang selalu seperti kita … dan kembali ke sarang menjemput mimpi bersama anak-anak buah cintanya …
kemarin aku tengok api tungku dipojok dapur kita mulai redup …
apakah memang begitu nyala api nya? aku bertanya
sekarang kita tahu sayangku … memang begitulah api selalu menyala … ada angin yang kadang menerpanya …
namun jangan pernah biarkan tungku yang ada di dalam dadamu dan dadaku meredup … mari kita hangatkan dengan asa dan cinta yang selalu membara dalam nafas kita …
Advertisement